GoLinkNews
      Golinknews.com      Online Single Submission (OSS)      GolinkUKM      Golink-RTRW      GolinkRPETRA      GolinkDasboard      GolinkFOOD      SuratKU

 Berita     Minggu, 30 Desember 2018   499 kali


LAP Punya Agenda Besar, Jangan Terjebak Masalah Tak Substansial

Tana Paser (Golinknews.com) Lembaga Adat Paser (LAP) sebagai lembaga yang menaungi etnis Paser memiliki agenda besar yang terus diperjuangkan untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat etnis Paser khususnya, dan masyarakat  etnis lain pada umumnya.

Karena  itu  keluarga besar etnis Paser dalam wadah  LAP  jangan terjebak pada persoalan-persoalan  kecil  yang tidak substansif dan kontraproduktif.

"Jangan sampai energi kita habis untuk mengurus persoalan yang sebenarnya tidak perlu, ada persoalan yang lebih penting untuk mencapai gagasan yang sudah dicita-citakan," kata  Ketua LAP Arbain M.Noor, saat memberikan refleksi renungan pada HUT ke -59 Kabupaten Paser, Minggu (30/12)

Saat ini, cakupan Wilayah Hukum Adat Paser meliputi Kabupaten Paser, Kabupaten Penajam Paser  Utara dan Kota Balikpapan serta beberapa  wilayah  lain sesuai Peta Wilayah Keadatan yang sudah ada.

Salah satu gagasan yang ingin diwujudkan, kata Arbain adalah kesejahteraan masyarakat Paser yang berkeadilan dalam berbagai bidang.

Diakui Arbain,  untuk  mewujudkan gagasan  besar itu, LAP tidak bisa berjuang sendiri perlu,  kerja sama dengan warga non etnik Paser untuk  membangun daerah.

"Sebagai putra daerah yang lahir dan besar di daerah ini, saya merasa harus  balas budi dengan berbuat sesuatu hal positif buat daerah," kata Arbain.

Arbain menganggap semua masyarakat di luar suku Paser memiliki peran dan tugas yang sama yaitu membantu mewujudkan kemajuan daerah.

Ia pun tidak terlalu suka dengan istilah pendatang bagi warga di luar suku Paser.

"Saya tidak suka menyebut orang luar yang datang ke Paser dengan sebutan pendatang. Saya hanya bilang etnik lain yang memiliki peran sama. Harus bersinergi, bermitra,  dalam konsep arti saling mehormati,  menghargai dan saling membesarkan satu sama lain," katanya.

LAP menurutnya siap menjadi mitra  Pemda setempat dalam melaksanakan Pembangunan daerah tanpa mengurangi sikap kritis terhadap kebijakan daerah.

"LAP menjadi mitra yang kritis terhadap pemerintah daerah. Selagi kebijakan  sejalan dengan aspirasi masyarakat, LAP akan tetap mendukung program pemerintah," katanya.